Ada 3 cewe(), yang berjalan santai dan ada 2 cowo berjalan
berlawanan dan berpapasan dengan 3 cewe, lalu sijokopun mandapatkan senyuman
dari 2 cewe akan tetapi hanya senyuman lala yang dicurinya, tapi sirini merasa
bahwa senyuman dialah yang dibalas oleh sijoko.
Simurtad menarik baju joko agar jaln joko dipercepat lagi.
Silal dan si rinipun bercerita dibawah pohon sambil duduk diatas
meja dan si tumpeng hanya menjadi pendengar yang baik saja.
Rini: eh..eh la, kamu liatkan cowo tadi ganteeeng buaangetttt...(sambil
senyum2)
Lala: hahaha kamu kenapa rinn??(keheranan, padahal silala merasa
risih membahasnya), dia gak gitu ganteng ah!
Rini: kamu naksir ya sama joko??? Eh gak suka gua, lu jelek-jelekin
si joko..
Lala: bu..bu..
(cikcoklah mereka berdua, si tumpeng mencoba mereda keduanya tapi
tambah panas suasana)
Rini: kamu mau jadi pahlawan disini?(kepada tumpeng), sok hebat lu
juga kalian mojokin aku sekarang.
(situmpengpun pergi meninggalkan cewe-cewe aneh yang bertengkar
gara-gara cowo gak jelas, ahirnya merekapun pergi masing-masing tanpa
memisahkannya)
Keesokannya,
(Simurtad bertemu dengan situmpeng, merekapun beradu mulut untuk
menguji mana mulut mereka yang lebih sexy, ahirnya simurtadpun mendapatkan
tamparan yang hot dari tangan kuli situmpeng)
Murtad: hai peng...
Tumpeng: hai, kamu hendak kemana?
Murtad: Mau mencari lala,
(telinga tumpengpun bergoyang-goyang mendengar nama sahabatnya itu)
Murtad: kamu kenapa peng?
Tumpeng: apa kamu gak tau kalau lala suka sama joko?
Murtad: naah ... itu peng makanya aku nyari lala biar aku duluan
nyatain peraasanku kedia.
(telinga tumpengpun sekarang tidak bergoyang lagi, bahkan sekarang
sudah lari meninggalkan tumpeng)
Tumpeng: apa kamu gak tau sebenarnya aku suka sama kamu??(tumpeng
kecoplosan karena tak terkendali oleh mulutnya yang merasa sexy itu, dan murtad
bergegas meninggalkan tumpeng, tumpeng hanya merasa salah, dan Cuma berteriak2
saja karena sudah menyatakan secepat itu kemurtad )
(murtad mencari lala ketempat tongkrongan 3cewe alay itu namun tak
detemukan bahkan sampai kelobang semutpun tak ada. Karena lala sudah didepan
murtad sambil melihat murtad yang memucat karena tertampar oleh tumpeng dengan
tangan kulinya yang kasar).
Lala: kamu kenapa tad??? Sambil mendekat”
Murtad: (langsung memeluk erat lala, karena takut kehilangan
nya)...
Lala: (lala mencoba menenangkan murtad dengan membalas pelukan
murtad).
Murtad: ak.. aku suka sama kamu la...(sambil gugup, takut kalau gak
diterima )
Lala: ahahahahahahahha(Cuma tertawa dan murtad melepaskan
pelukannya)
Murtad: pembicaraan aku ada yang salah la?
Lala: (menghabiskan tertawanya) tidak-tidak Cuma geli aja
keliatanya.
Murtad: geli gimana, aku lagi sedih campur aduk sama suka sam kamu,
kamu malah bilang geli.??
Lala: yaya
Murtad: maksudnya?
Lala: aku juga suka sama kamu.
(mendengar dari bibir lala langsung, murtad merasa tak dibumi lagi
melainkan dibulan bersama lala, terlalu jauh sobat kau membayangkannya,mereka
berduapun masih merasakan detak-detak kasmaran dan mereka bergegas pulang
bersama akan tetapi diperjalanan pulang mereka dicegat oleh joko yang sudah
menunggu bersama tumpeng sitangan kuli itu)
Joko: daasar bajingaaaaaaan, (sambil memukul murtad, murtad
langsung terkapar), dasar cowo lemah! Teman apaan luuuu! Bisanya nerkam dari
belakang! Cuuuiiih!
Lala: (cepppek,,, menampar si joko) dia pacar aku!!! kamu puaas!
Joko: (mau membalas tamparan lala namun diurungkan)
akakaaahhahhah!!(langsung pergii dan situmpeng sudah kabur duluan)
Lala: murtad,,, bangun murtad!!!
Murtad:(kena belaian manja) aku gak mau bangun kalau gak
bersamamu...
Sekian trimakasih...
No comments:
Post a Comment
<b rel="quote">Catatan Anda</b>